Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label space

Fakta Ilmiah di Balik Rencana Kosmodrom Rusia-Indonesia di Papua

  Rencana kerjasama pembangunan kosmodrom (bandar antariksa) antara Rusia dan Indonesia di Biak, Papua, bukanlah wacana tanpa dasar. Di balik negosiasi diplomatik, terdapat alasan ilmiah yang sangat kuat: lokasi tropis di garis khatulistiwa menawarkan efisiensi energi luar biasa karena gaya dorong rotasi bumi. Para ahli membenarkan klaim ini. KEUNTUNGAN UTAMA: EFEK KETAPEL ROTASI BUMI Para ahli fisika dan antariksa menjelaskan bahwa lokasi di khatulistiwa (seperti Biak, yang berada di dekat 0 derajat lintang) memberikan kecepatan rotasi maksimum sekitar 1.674 km per jam atau 465 meter per detik. Sebagai perbandingan, di wilayah kutub kecepatan rotasinya mendekati nol. Ketika roket diluncurkan ke arah timur (searah rotasi bumi), ia mendapatkan dorongan gratis dari putaran planet kita. Ini berarti: Menghemat bahan bakar hingga puluhan persen dibandingkan peluncuran dari lintang tinggi. Meningkatkan kapasitas muatan (payload) sehingga roket bisa membawa satelit lebih berat atau lebih ...