Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

Menjual Jiwa Kampung Demi Estetika: Ke Mana Perginya Toga dan Pohon Buah di Pekarangan Kita?

Bagi sebagian besar generasi yang tumbuh di tahun 90-an atau awal 2000-an, berjalan kaki keliling perumahan atau perkampungan adalah petualangan visual yang kaya warna. Tengok ke kanan, ada rumah dengan pohon belimbing yang buahnya bergelantungan ranum. Tengok ke kiri, pekarangan tetangga dipenuhi rumpun pandan wangi, tanaman jahe di dalam pot semen, atau sirih yang merambat rapi di pagar. Dulu, ada aturan tidak tertulis yang disepakati oleh alam bawah sadar warga: **minimal harus ada satu tanaman produktif di rumah.** Entah itu sekadar pohon pepaya yang buahnya sering dipetik bersama saat matang, jambu air yang jadi sasaran anak-anak sepulang sekolah, atau barisan Tanaman Obat Keluarga (Toga) yang menjadi pertolongan pertama saat anak masuk angin atau batuk di malam hari. Namun hari ini, cobalah berjalan di gang yang sama. Pemandangan itu telah lenyap, digantikan oleh pemandangan baru yang terasa... dingin. Ketika "Hijau" Hanya Sekadar Kosmetik Rumah-rumah modern saat ini me...