PHPUnit memiliki beberapa fitur yang sangat membantu untuk testing aplikasi. Salah satunya adalah metode setUp dan tearDown. Fitur setUp() digunakan untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk keperluan testing, seperti seeding data, mempersiapkan folder, dan sebagainya. Fungsi ini dipanggil pada setiap test function yang ada dalam sebuah PHPUnit testing class. Begitu pula dengan tearDown(), mirip dengan setUp(), tearDown() dipanggil setelah testing berhasil dilakukan, baik dengan hasil sukses ataupun tidak. Fungsi ini berguna untuk mengembalikan data, menghapus file atau data yang dibuat saat testing. Berbeda dengan setUp(), semua kode untuk mengembalikan data setelah testing harus diletakkan sebelum "parent::tearDown()". Info lebih lanjut bisa dibaca di https://phpunit.readthedocs.io/en/8.4/fixtures.html
Artikel Opini tekhnologi dan kehidupan sehari-hari